DPD RI: Elit dan Masyarakat Harus Manfaatkan Medsos untuk Kawal NKRI

0
9

JAKARTA, DPD RI berharap masa menjelang pemilu 2019 ini, seluruh elemen masyarakat tetap dapat menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan pilihan politik harus disikapi secara bijak sebagai bagian dari perkembangan demokrasi.

Karena itu, DPD RI menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak terpengaruh atas hasutan-hasutan, hoaks, hinaan dan caci-maki yang tidak bertanggung jawab. Sehingga tetap dalam kebersamaan dalam perbedaan.

“Perbedaan pandangan dan pilihan politik menyambut pesta demokrasi 17 April 2019 adalah hal yang wajar. Karena pada hakikatnya semua memiliki tujuan yang sama yakni membawa negara Indonesia lebih baik, maju, aman, damai, sejahtera, adil dan makmur,” tegas Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, saat membuka Sidang Paripurna DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (11/3/2019).

Menurut Nono, pelaksanaan pilpres justru akan tercoreng dengan banyaknya berita-berita hoaks. “Jadi, DPD RI prihatin dengan maraknya berita hoaks yang telah dapat mempengaruhi masyarakat dan berpotensi menimbulkan adanya perpecahan,” ujarnya.

Perpecahan itu kata senantor dari daerah Maluku itu, ditandai dengan semakin mendekati waktu pemilu, dimana berita dan ujaran kebencian, hoaks, fitnah, dan kebohongan itu semakin menyebar di berbagai media social, yang menjadi konsumsi masyarakat awam.

“Konten yang terdapat dalam berita-berita hoaks dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa yang selalu mengedepankan rasa hormat-menghormati, harga-menghargai dan saling bertoleransi antar sesama golongan dan kelompok masyarakat,” jelas Nono.

Karena itu dia mendorong agar semua pihak, elit politik dan pemerintah mempunyai tanggung jawab moral dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan berita-berita palsu.

“Media juga diharapkan dapat terlibat untuk menjaga kondisi bangsa agar tetap kondusif dan tidak mengalami perpecahan. Ikut menjaga kondisi bangsa agar tetap kondusif dan mampu memanfaatkan medsos secara arif dan bijaksana demi menjaga NKRI,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here