Transparan, Banyuwangi Dapat Reward DID Rp 75 Miliar

0
155

JAKARTA, Kementerian Keuangan mengucurkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp75 miliar. Pemberian DID tersebut sebagai reward terhadap daerah yang pengelolaan keuangannya dinilai transparan dan akuntable. Sehingga pengelolaan itu memiliki dampak kepada pelayanan publik.

“Di Banyuwangi ini terlihat dan nyata pembangunannya karena dilakukan secara terencana dan terarah. Dimana pelayanan publiknya pada semua sektor berjalan rapi,” tegas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Budiarso Teguh dalam siaran persnya, Sabtu, (24/2/2018).

Menurut Budiarso, Kemenkeu menetapkan sejumlah daerah yang dinilai memenuhi standar kinerja terbaik, salah satunya Kabupaten Banyuwangi. Artinya pemberian DID melalui seleksi ketat dan tidak sembarangan. “Setelah saya mengechek ke lapangan, memang layak  reward Rp 75 miliar untuk Banyuwangi,” ujarnya bangga.

Diakui Budiarso, Banyuwangi, salah satu daerah terbaik dalam hal pengelolaan keuangan daerah karena berhasil memenangkan tujuh dari sepuluh indikator, di antaranya keberhasilan penurunan angka kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), pelayanan dasar bidang kesehatan, infrastruktur, serta penyelenggaraan pemerintahan.

“Kemenkeu tidak hanya bicara pengelolaan secara administratif, tapi juga dampak program pembangunan ke masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakan jika dampak positif dari pembangunan harus terasa dan rigid. Karena ada indikatornya, seperti peningkatan pendapatan perkapita dan penurunan kemiskinan. “Dan itu terlihat di Banyuwangi,” pungkasnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here