Berebut Kursi MPR RI, Demokrat: Mengalir Saja

0
11

JAKARTA, Wasekjen Partai Demokrat Mulyadi mengatakan partainya akan mengalir saja, apakah ada kader Demokrat yang akan menjadi pimpinan MPR RI atau tidak. Sebab, tak ada aturan kader partai mana yang harus duduk di MPR RI. Semua tergantung paket yang terpilih.

“Demokrat mengalir saja, meskis sebaiknya akan baik jika ada pasangan nasionalis – relgius, mampu memimpin sidang. Apalagi, tugas MPR itu berat, kalau tak mampu sidang bisa gaduh,” tegas Mulyadi di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (8/7/2019).

Menurut Mulyadi, tak masalah jika pimpinan MPR RI di luar koalisi pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin. Sebab, yang terpenting mereka negarawan dan lebih memengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

“Urusan kursi pimpinan MPR RI, DPR RI dan DPD RI ini urusan elit parpol, dan gak ada hubungannya dengan kondisi riil masyarakat, karenanya Demokrat mengalir saja,” tambahnya.

Hanya saja mengingat pimpinan MPR RI itu strategis karena bisa meng-impeachment – melengserkan presiden, maka kursi pimpinan MPR RI ini akan menjadi perhatian dari Presiden Jokowi.

Tapi, kata Margarito sebaiknya diserahkan ke PKB sebagai partai yang mewakili ormas Islam terbesar Indonesia, yaitu NU. Sebab, pimpinan MPR RI itu harus mampu mendinginkan suasana dan merekatkan satu kekuatan politik dengan kekuatan yang lain.

“Jadi, PKB perlu dipertimbangkan.Bukan soal layak tidak layak, juga bukan hukum, namun manfaat dalam politik ke depan adalah untuk menyatukan dan mengokohkan bangsa ini. Apalagi jika situasi ekonomi dan politik berat, maka masuk akal jika PKB memimpin MPR RI,” pungkasnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here