Gelapkan Rp 343 Juta, Kades Cicadas Bogor Dilaporkan ke Polisi

0
1821

JAKARTA, Kepala Desa ( Kades) CIcadas, Gunung Putri Bogor Jawa Barat, Abas Baesuni (38 th) harus berurusan  dengan Polres Bogor karena mencoba menggelapkan Rp 343 juta dana talangan proyek betonisasi desa yang dipinjam dari pihak ke tiga. Maka dialporkan ke polisi.

Dana yang diterima dari pihak ketiga itu adalah perusahaan yang dijanjikan akan diberikan proyek terjadi pada bulan November 2016 tapi meski proyek itu sudah dibuatkan SPK (Surat Perintah Kerja) oleh Kades Abas Baesuni  namun diam-diam dikerjakan sendiri oleh Kades dan sialnya setelah dana proyek sudah cair, dana talangan itu tetap tidak dikembalikan.

“Ini bukan hanya penggelapan tapi juga membuat SPK palsu sekedar mau mendapatkan dana dari kami.” kata komisaris PT Agung Cahaya Gempita,  Christopel Butarbutar SH di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Karena SPK itu dikeluarkan tanggal 7 November 2016 kemudian Kepdes meminta uang sebesar Rp 343 juta tanggal 23 November alasan biaya  mengerjakan sendiri proyek itu  dengan janji akan membagi keuntungan.  “Keuntungan kita ngak dapat uang yang dia pinjam untuk menalangi pembiayaan proyek tidak dikembalikan” kata Chris

Lalu, bagamana penipuan itu terjadi? Kata Chris karena Kades yang dia kenal tiga tahun lalu itu banyak bisnis dan menjanjikan keuntungan  dalam janji  kerjasama sehingga sebelum proyek betonisasi inipun Chris sudah memberi talangan hingga Rp 1.079.000 .000 berdasar surat perjanjian yang dibuat tanggal 2 Maret 2017 akan dikembalikan  dalam 6 bulan .

Tapi khusus proyek yang bernilai Rp 343 juta untuk membiayai betonisasi dan akan dikembalikan setelah dana proyek udah cair, ternyata belum dikembalikan meski dana itu sudah cair berdasar surat Camat Gunung Putri, Juanda Dimansyah SE,MM  tanggal 28 Maret 2018.

Karena itu, Chris Butarbutar melaporkan Kades CIcadas Abas Baesuni tersebut ke Polres Bogor dan Bupati Bogor.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here