DPR Minta Kemenlu RI dan KBRI Roma Urus Jenazah Harina Hafitz

0
8

JAKARTA, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat Teuku Riefky Harsya meminta Kemenlu RI, KBRI Roma, dan KBRI Addis Ababa untuk terus berkoordinasi kepada keluarga korban untuk pengurusan Jenazah.

“Kami berbelasungkawa dan kuatkan keluarga korban dan mendapatkan fasilitas terbaik oleh pemerintah. Yang terpenting Kemenlu RI dan KBRI Roma segera urtus jenazah Harina Hafitz,” tegas Riefky di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (11/3/2019).

Harina Hafitz menjadi korban jatuhnya pesawat ET 302 milik maskapai Ethiopian Airlines pada Minggu (10/3) kemarin yang jatuh di sekitar Bishoftu, atau Debre Zeit, 50 km selatan ibukota Ethiophia.

Seorang WNI menjadi korban jatuhnya pesawat Ethiophian Airlines pada Minggu (10/3). WNI berjenis kelamin perempuan itu diketahui bernama Harina Hafitz.

Harina tinggal di Roma dan bekerja untuk World Food Program atau WFP, badan pangan yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pesawat dengan nomor penerbangan ET-302 menggunakan pesawat Boeing 737 Max-8 yang dioperasikan sejak November 2018. Model pesawat ini sama dengan model pesawat yang dioperasikan Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh dalam penerbangan dari Jakarta-Pangkal Pinang pada tanggal 29 Oktober tahun 2018.

Selain itu, Riefky mengingatkan dan menghimbau Kemenhub RI, KNKT dan stake holder penerbangan untuk memperhatikan kelaiakan pesawat boeing 737 Max 8 untuk terbang di Indonesia.

Dengan peristiwa itu, pemerintah melalui stake holder penerbangan untuk lebih memperhatikan dan mengawasi lebih ketat kelaiakan mesin, sistem dan operasional pesawat Boeing 737 MAX 8 yang beroperasi di Indonesia, karena keselamatan menjadi hal yang utama dalam penerbangan.

“DPR berharap ada investigasi khusus KNKT dengan lembaga penerbangan dunia seperti FAA untuk terus melakukan evaluasi terkait kecelakaan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 ini,” pungkas Riefky.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here